Batik dengan segala daya tariknya, memikat hati para masyarakat Jawa Tengah. Batik saat ini telah menjadi trend dikalangan masyarakat. Dengan pintar-pintarnya memadupadankan batik dengan kain-kain lain akan membuat batik menjadi lebih indah.
(baju kerja dari Batik Kinanthi)
Hal tersebut dapat dilihat dalam acara lomba fashion show pada penutupan Pameran Produk Unggulan Industri Jawa Tengah yang digelar balai pengembangan sumber daya, dan produk IKM DINPERINDAG di Java Mall Semarang, Minggu (9/12) malam. Acara ini merupakan event tahunan DINPERINDAG Jawa Tengah. Dalam lomba ini terdapat banyak baju batik yang berasal dari 35 kabupaten atau Kota dalam Provinsi Jawa Tengah.
(baju dari Batik Tenun Troso)
Dalam lomba ini para UKM berlomba menampilkan kreasi baju batik terbaiknya. Desaign yang baik dan padupadan batik yang indah akan menghasilkan baju yang indah dan mempesona. Terdapat banyak kreasi dalam lomba ini seperti baju pesta yang dikombinasi dengan tenun, kemben hitam polos dengan kain batik motif merak, hem batik, baju model pemplum, dan masih banyak lagi. Berbagai desaign membuat para juri kesulitan menentukan juaranya, tiga juri dalam lomba ini adalah uniek dari cempaka, erna setyowati dari UNNES, dan desaigner asal Tegal Ardjono Oesman.
"Pameran Produk Unggulan Industri Kreatif Jateng yang diadakan sejak 5-9 Desember itu bertujuan untuk mengapresiasi industri kreatif di bidang fashion. Melalui kegiatan lomba fashion ini diharapkan dapat menumbuh kembangkan industri kreatif yang ada di wilayah Jateng." tutur Sumidi (Kepala Balai Pengembangan SDM dan produk IKM Dinperindag Jateng)
Menurut Sumidi sebagaian besar masyarkat sangan berminat terhadap aneka produk unggulan dan masing-masing kabupaten atau kota. Ditandai degan transaksi penjualan selama pameran yang mencapai Rp. 1,73 Milliyar baik melalu transaksi langsung maupun tidak langsung berupa pemesanan.
(penyerahan hadiah kepada para pemenang)
Dalam kegiatan lomba ini para model yang mengenakan baju-baju kreasi para UKM Jawa Tengah berasal dari Totok Sahak Modelling, yang di koreograferi oleh Totok Sahak. Dan setelah para juri berdikusi dan sedikit berdebat maka terpilihlah sebagai pemenang juara harapan tiga (Tenun Limo Application Jepara), juara harap dua (Yoga Art Klaten), juara harapan satu (Karisma Batik Semarang), juara tiga (Adi Busana Sukoharjo), juara kedua (Batik Kinanthi Semarang), dan juara pertama (Batik Larastika Temanggung)
(para pemenang dan baju kreasinya)






